Archive for September, 2015

buku baru

Tuesday, September 1st, 2015

Alhamdulillah saat ini kami sudah menerbitkan buku dengan judul:

1. audit sektor publik untuk laporan keuangan pemerintah daerah.

silahkan klik di link sbb: http://gmup.ugm.ac.id/ekonomika-dan-bisnis/audit-keuangan-sektor-publik.html

2. audit internal: Konsep dan Praktek

http://gmup.ugm.ac.id/ekonomika-dan-bisnis/audit-internal-konsep-dan-praktik.html

silahkan jika berminta untuk menghubungi gamapress UGM.

 

Buku ketiga dan keempat yaitu : Sistem Informasi Akuntansi dan Buku Akuntansi Pengantar 1. akan segera release ditahun 2016……….

Sharing Session: Sekolah Kewirausahaan SV UGM hadirkan owner Fajar Montana Group

Tuesday, September 1st, 2015

SEKOLAH KEWIRAUSAHAAN

Sabtu (6/6), Sekolah Kewirausahaan kali ini menghadirkan Fajar Handika pemenang II WMM 2010 Kategori Mahasiswa Pascasarjana dan Alumni Bidang Usaha Boga dan sekaligus owner Fajar Montana Group (FMG), yang bergerak di bisnis FoodFezt, Kopi Oey Jogja, Michigo, dan makandiantar.com.

“ketika menjadi mahasiswa, saya pernah nyambi sebagai penjaga warung internet dan menjadi web designer, itu mungkin awal saya belajar mencari uang dan belajar bisnis” ujar Fajar alumni Fakultas MIPA dan MM FEB UGM di hadapan peserta Sekolah Kewirausahaan.

Dalam paparannya, fajar menyampaikan suka dan duka dalam menjalankan usahanya, namun saat ini fajar sedang menikmati bisnis online-nya yaitu makandiantar.com yang notabene dianggap sebagai bisnis yang efisien karena tidak memerlukan sewa tempat yang mahal, mengingat di Jogja sewa tanah/bangunan cukup mahal sekali.
Pada sesi selanjutnya, Rini Yuliastanti dari Mandiri University memaparkan materi tentang sukses melakukan networking.

“Networking ini penting bagi kita karena networking adalah cara untuk mendapatkan pekerjaan atau bisnis. Untuk itu, kita harus mempelajarinya agar update terhadap situasi pasar, proposal yang kita usulkan dapat disetujui, mampu mengatasi hambatan jika tidak berjalan sesuai dengan semestinya, dan tahu cara jualan produkm,” ujar Rini.

Untuk melakukan networking, ada beberapa tips yang diberikan Rini, yaitu 1. Membuat perencanaan, 2. Menyusun persiapan, 3. Memperkenalkan diri, 4. Mengajak berbicara, 5. Menutup pembicaraan, 6. Dan menindaklanjuti.
Workshop kali ini merupakan serangkaian dari enam workshop yang telah dilaksanakan sebelumnya dan selanjutnya kelompok-kelompok peserta Sekolah Kewirausahaan akan diberi pendampingan berdasarkan kelompok sesuai minat bisnisnya. Selanjutnya workshop tentang networking ditutup oleh Faiz Zamzami selaku ketua pelaksana Sekolah Kewirausahaan.

Sumber: sv.ugm.ac.id

D3 AKUNTANSI SV UGM GELAR SEMINAR AKUNTANSI : “Peluang dan Tantangan Perpajakan bagi Dunia Pendidikan di Indonesia”

Tuesday, September 1st, 2015

SEMINAR AKUNTANSIJumat (6/5) Program Diploma III Akuntansi SV UGM menggelar acara Seminar Akuntansi dengan tema “Peluang dan Tantangan Perpajakan bagi Dunia Pendidikan di Indonesia”. Acara yang berlangsung di Hall Perpustakaan SV UGM ini turut dihadiri oleh lebih dari 200 peserta seminar yang merupakan mahasiswa D3 Akuntansi SV UGM.

Maun Budiyanto,S.T.,M.T., selaku Wakil Direktur Bidang Penelitian, Pengabdian, Kerjasama SV UGM dalam pidatonya saat membuka acara seminar tersebut menyampaikan bahwa perpajakan merupakan salah satu bidang yang paling diminati oleh mahasiswa akuntansi.

“semoga dengan diadakannya seminar ini mahasiswa tidak setengah-setengah ketika menginginkan sesuatu, termasuk dalam bidang mencari pekerjaan yang diminati,” tutur Maun.

Dalam kegiatan seminar ini turut menghadirkan 3 pembicara, pemateri yang pertama yaitiu Didi Raafi,ST.,M.E-BUS.M.Sc., selaku Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi KPP Pratama Sleman. Didi menyampaikan materi terkait perkembangan peraturan perpajakan terkini, dimana menurut Didi, pajak merupakan wujud tanggung jawab masyarakat terhadap keberlangsungan pembangunan bangsa.

“saat ini pajak masih dianggap sebagai hal yang negative oleh masyarakat, sedangkan pajak sendiri merupakan penopang utama penerimaan Negara” ujar Didi.

 Sedangkan Edy Wahyudi,SE.,MM.,BKP., sebagai pembicara kedua yang juga merupakan anggota Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menyampaikan materi terkait peluang dan tantangan pekerjaan di bidang Pajak.

Menurut Edy, setidaknya ada lebih dari 7 peluang pekerjaan dibidang perpajakan, diantaranya adalah menjadi pegawai pajak di lingkungan Ditjen Pajak, Menjadi Tax Planner di Kantor Akuntan Publik (KAP), menjadi tax adviser di kantor konsultan pajak, menjadi taxman di perusahaan, menjadi pegawai akuntansi yang menguasai perpajakan, menjadi konsultan pajak mandiri serta mendirikan kantor konsultan pajak.

Pembicara ketiga yaitu Drs.Herman Legowo,M.Sc selaku dosen akuntansi dan kepala Lab Akuntansi Keuangan SV UGM yang memaparkan materi tentang peranan pajak dalam memajukan pendidikan. Seminar ini dipandu oleh Faiz Zamzami SE., M. Acc., QIA sebagai moderator yang juga merupakan dosen akuntansi di Sekolah Vokasi UGM.

Sumber: sv.ugm.ac.id

Peningkatan Kapasitas dalam Pengelolaan Barang Milik Daerah

Tuesday, September 1st, 2015

PELATIHAN VDC

Menurut Peraturan Pemerintah no 27 Tahun 2014 pada 24 April 2014 tentang pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah (BMN/BMD), setiap entitas pengelola, pengguna, dan kuasa pengguna BMN/BMD wajib mengetahui hingga rinci setiap aspek pengelolaan, penatausahaan, inventarisasi, dan pelaporan BMN/BMD.

Hanya saja, sampai saat ini masih banyak akuntan pemerintah yang masih kesulitan dalam identifikasi dan melakukan pengelolaan BMN/BMD. Kondisi tersebut berdampak pada penyajian informasi Laporan Keuangan yang tidak tepat dan berpotensi merugikan keuangan negara. Oleh karena itu Vocational Development Center (VDC) Sekolah Vokasi UGM menyelenggarakan workshop Pengelolaan Barang Milik Daerah pada hari Kamis dan Jumat, 11– 12 Juni 2015 di Hotel Cokro Kembang.

Workshop dibuka oleh Wakil Direktur Bidang PPM dan Kerjasama, Sekolah Vokasi UGM Maun Budiyanto, ST., MT, dalam sambutan yang diberikan, Maun menyampaikan pentingnya mengelola barang/aset di Pemerintah Daerah karena sebagian besar pengelolaan barang milik daerah perlu ditingkatkan, hal ini berdampak dengan opini audit yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan juga menjadi tidak wajar atau wajar dengan pengecualian karena aset yang tidak dikelola dengan baik.Picture1“Dalam penilaian barang milik daerah ada beberapa variabel yang harus diperhatikan, penilaian ini penting dilakukan terutama untuk mengetahui nilai aset yang akan dilakukan pemindah tangan misal barang daerah akan dijual atau disertakan sebagai modal” tutur Anisa Nurpita, dosen Ekonomika Terapan SV UGM yang menjadi pembicara dalam pelatihan tersebut.

Materi yang disampaikan dalam workshop ini terkait penilaian, yang dibahas mengenai beberapa pendekatan dalam penilaian berdasarkan metode harga pasar, metode biaya dan metode pendapatan. Materi lain yang dibahas adalah akuntansi aset, penatausahaan barang milik daerah dan pertanggungjawabannya.

Sumber: sv.ugm.ac.id

Sekolah Vokasi Selenggarakan Workshop Pajak Aplikatif untuk BUMN/BUMD dan Rumah Sakit

Tuesday, September 1st, 2015

pajak 1Maraknya pemeriksaan yang dilakukan KPP terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Rumah Sakit, menimbulkan adanya kekhawatiran bagi pengelola BUMN, BUMD dan Rumah Sakit. Pemeriksaan tersebut tidak hanya terkait dengan PPN namun juga terkait PPh Pasal 21, 23, dan 4 ayat 2. Pemeriksaan tersebut mengakibatkan pada kewajiban membayar pajak dengan jumlah tertentu. Untuk itu diperlukan penguasaan yang komprehensif mengenai perlakuan perpajakan pengelolaan keuangan di BUMN/BUMD dan RS. Sekolah Vokasi UGM melalui Vocational Development Center (VDC) mengadakan workshop Pajak Aplikatif dengan tema “Pelatihan Pajak Aplikatif : Aspek Perpajakan Khusus di BUMN/BUMD dan RS” yang diselenggarakan pada Rabu – Kamis, 7 – 8 Agustus 2015.

Workshop ini secara resmi dibuka oleh Ma’un Budiyanto, ST., MT selaku Wakil Direktur Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) dan Kerjasama, SV UGM. Dalam sambutannya, Ma’un menyebutkan bahwa Sekolah Vokasi memiliki peran penting dalam menjembatani mahasiswa dan alumni untuk memasuki dunia kerja. Untuk itu diperlukan pelatihan-pelatihan agar peserta dapat memperbaharui peraturan dan kebijakan pemerintah terbaru. Kegiatan workshop ini diikuti PT Jasa Ausransi Jasa Indonesia, Bank DKI, RSUD Sleman, RSUP Dr. Sardjito, RSUD Panembahan Senopati, dan Perum Perhutani Regional Jawa Tengah.

pajak 2

Berdasarkan Peraturan Pemerintah 46 Tahun 2013 yang berlaku 1 Juli 2013 disebutkan bahwa Atas penghasilan dari usaha yang diterima Wajib Pajak yang memiliki peredaran bruto tidak melebihi Rp 4,8 milyar dikenai Pajak Penghasilan bersifat final sebesar 1% dari Peredaran Bruto,” tutur Hersona Bangun, SE., SH., BKP., CA selaku pembicara dalam workshop tersebut yang juga menjabat sebagai Direktur Kantor Konsultan Pajak Mitra Nata sekaligus pengajar pajak di Diploma Ekonomika dan Bisnis SV UGM.

Materi-materi yang dibahas sangat menarik sehingga para peserta antusias dan terlihat berdiskusi secara interaktif. Sekolah Vokasi UGM dalam waktu dekat juga akan mengadakan pelatihan brevet pajak A dan B yang telah memenuhi batas minimal kelas, namun bagi mahasiswa yang berminat, masih diberi kesempatan untuk mendaftar ke Vocational Development Center (VDC) SV UGM.

“Batas pendaftaran tanggal 14 Agustus dan rencana kelas dimulai tanggal 18 Agustus 2015,” tutur Faiz Zamzami selaku kordinator VDC SV UGM.

Faiz juga menambahkan, bahwa pelatihan ini terselenggara atas kerjasama Sekolah Vokasi dengan Kantor Konsultan Pajak Mitra Nata. (Fz)

Sumber: sv.ugm.ac.id

VDC SV UGM Gelar Pelatihan Brevet Pajak A dan B

Tuesday, September 1st, 2015

brevet A & B

Vocational Development Center (VDC) SV UGM kembali menggelar kegiatan pelatihan brevet pajak A dan B. Pelatihan ini diselenggarakan atas dasar melihat kondisi kebutuhan pegawai baik di perusahaan swasta, perusahaan BUMN/BUMD serta di pemerintah pusat/daerah yang memiliki keahlian dibidang perpajakan terbuka sangat luas. Untuk itu diperlukan sebuah pemahaman yang komprehensif mengenai perpajakan. Pelatihan Brevet A dan B merupakan pelatihan yang disiapkan agar peserta yang mengikuti pelatihan ini memiliki pengetahuan, pemahaman yang komprehensif mengenai perpajakan, dan kemampuan untuk menyusun surat pemberitahuan (SPT) masa maupun tahunan sebagai media untuk menjalankan kewajiban perpajakannya.

“Selain itu, dengan mengikuti pelatihan ini peserta dapat mengupdate perkembangan terbaru perpajakan dan sekaligu smempersiapkan menuju ujian sertifikasi konsultan pajak (USKP),” tutur Faiz Zamzami SE., M. Acc., QIA selaku koordinator di VDC SV UGM.

Pelatihan Brevet Pajak ini secara resmi dibuka oleh Ma’un Budiyanto, ST., MT yang merupakan Wakil Direktur Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) dan Kerjasama, SV UGM pada selasa, 18 Agustus 2015. Dalam sambutannya, Ma’un menyebutkan bahwa peran Sekolah Vokasi melalui VDC dalam menjembatani mahasiswa sebelum terjun di dunia kerja terutama dalam member bekal keahlian mengenai perpajakan. Pelatihan ini diselenggarakan atas kerjasama antara Sekolah Vokasi UGM dengan PT. Mitranata Cipta Mulia sebagai Pusat Pengembangan dan Pelatihan Pajak.

Pelatihan Brevet Pajak ini diikuti baik dari mahasiswa UGM, mahasiswa UAJY, mahasiswa Sanata Dharma, YKPN dan juga dari perusahaan-perusahaan di Yogyakarta. Materi yang diberikan sangat menarik dan interaktif dengan disertai pembahasan studi kasus mengingat pengajar berasal dari dosen, konsultan pajak dan dari Kantor Pelayanan Pajak. Dalam kegiatan pelatihan ini, peserta juga akan mendapatkan bonus magang di konsultan pajak atau mendapatkan materi tambahan tentang komputer pajak. Mengingat minat peserta yang terus bertambah, pendaftaran Pelatihan Brevet Pajak A dan B ini akan dibuka kembali hingga tanggal 15 September 2015. Pendaftaran bisa dilakukan melalui Perpusatakaan Diploma Ekonomika dan Bisnis SV UGM atau ke kantor VDC SV UGM dengan alamat Sekip Unit 1, Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.

 

Sumber: http//www.sv.ugm.ac.id